Wapres Gibran Pantau Langsung Pencarian Korban Longsor di Bandung Barat
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB, Jawa Barat pada Ahad (25/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Ahad (25/1/2026). Ia memantau langsung proses pencarian korban tertimbun longsor.
Berdasarkan pantauan Republika, Gibran tiba di lokasi longsor sekitar pukul 09.30 WIB didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono.
Kemudian Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan serta Bupati dan Wakil Bupati Bandung Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismal
Gibran langsung memantau jalannya proses pencarian para korban longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) itu. Ia juga sempat berbincang dengan kelurga korban yang masih menantikan kerabatnya ditemukan. Di hadapan para warga, Gibran memastikan pemerintah akan serius mencari korban yang tertimbun.
Semua dilakukan selama 24 jam agar para korban bisa segera ditemukan. Diperkirakan masih ada puluhan korban yang belum ditemukan lantaran saat kejadian mencekam itu ada 30 rumah yang rata dengan tanah.
“Tadi saya habis ngecek lokasi, terus kita upayakan semua untuk mencari korban atas kejadian ini,” ujar Gibran, Ahad (25/1/2025).
Gibran meminta Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Bandung Barat untuk menjaga kesehatan khususnya masyarakat lanjut usia, disabilitas, ibu menyusui, perempuan, dan anak-anak. Pastikan seluruh persedian makanan cukup dan juga kesehatan agar bisa dicek secara berkala.
“Petugas kesehatan harus ada dan tepat sasaran,” kata dia.
Selain itu Gibran pun meminta pemda untuk segera mempersiapkan lahan relokasi untuk warga yang rumahnya hancur. Lahan relokasi tersebut tidak boleh jauh dari rumah dulu mereka sehingga aktivitas nantinya bisa dilakukan dengan mudah. “Segera sosialisasikan untuk relokasi ini,” kata dia.
Sementara itu petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap para korban. Pencarian dilakukan secara manual. Dua alat berat juga sudah dikerahkan ke lokasi.
Sumber: Republika
