Umuh Pede Persib Bisa Tahan Federico Barba
Pesepak bola Persib Bandung Federico Barba (kedua kiri) berebut bola udara dengan dua pesepak bola Persebaya Surabaya Mikael Tata (kiri) dan Mihailo Perovic (kedua kanan) saat laga lanjutan BRI Super League 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/9/2025). Persib berhasil mengalahkan Persebaya dengan skor akhir 1-0.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Manajemen Persib Bandung memastikan bek asal Italia, Federico Barba tetap bertahan hingga akhir musim kompetisi ini setelah dirumorkan hengkang dari Maung Bandung. Umuh pun mengisyaratkan Persib menambah satu pemain asing.
“Barba juga masih bertahan. Bisa ditahan, tetap ada di Persib,” kata Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di Bandung, Kamis (22/1/2026).
Umuh juga menegaskan, hingga saat ini belum ada rencana melepas Barba maupun pemain lain pada bursa transfer. Ia meminta publik menunggu informasi resmi terkait kemungkinan kedatangan pemain baru.
“Ya ini untuk berita agar biar tidak simpang siur, ya, tunggu aja nanti besok atau lusa ada yang ikut latihan, pemain baru, gitu kan atau tidak ada, tunggu saja begitu ya,” katanya.
Menurut dia, tambahan pemain pada putaran kedua kompetisi kemungkinan hanya satu orang dan berstatus pemain asing.
“Tambahan pemain paling-paling cukup satu. Kemungkinan cuma satu. Rencananya asing,” ujarnya.
Terkait sikap Persib yang terkesan tenang dalam perburuan pemain, Umuh menilai hal tersebut merupakan karakter klub yang tidak ingin tergesa-gesa, namun tetap pasti dalam mengambil keputusan.
“Tenang aja, tapi pasti. Kalau Persib bisa seperti itu. Mudah-mudahan cepat ada pemain baru,” katanya.
Lebih lanjut, Umuh berharap performa Persib pada pertengahan musim ini bisa semakin meningkat dan tim tampil lebih solid, terlebih jika ada tambahan pemain baru.
“Harus lebih baik lagi, semua harus lebih kompak. Kalau ada pemain baru juga tidak akan asal-asalan. Bojan itu lebih teliti. Saya percayakan semua ke Bojan, karena dia yang menentukan pemain,” kata Umuh.
sumber : Antara
Sumber: Republika
