Bantah Trump, Menlu Araghchi: Iran tak Tertarik Bicara Akhiri Perang dengan AS



Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengikuti pawai Hari al-Quds di Teheran, Jumat (13/3/2026).


REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Menter Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Iran tak tertarik membuka komunikasi dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataannya ini merespons klaim Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menyebut Teheran ingin membuat kesepakatan mengakhiri perang.

“Kami stabil dan cukup kuat. Kami hanya mempertahankan rakyat kami,” kata Araghchi dalam wawancara dalam program CBS, Face The Nation, Ahad (15/3/2026).


“Kami tidak melihat adanya alasan mengapa kami harus berbicara dengan Amerika, karena kami berbicara dengan mereka dan mereka memutuskan menyerang kami. Ada pengalaman tidak baik berbicara dengan Amerika,” ujarnya, menambahkan.

Trump pada Sabtu (14/3/2026) mengatakan bahwa, Iran menginginkan sebuah kesepkatan, namun ia tidak siap untuk menerima dalam syarat dan kondisi yang ada sekarang tanpa memberikan detailnya. Merespons klaim Trump itu, Araghchi mengatakan, “Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami tidak pernah meminta bahkan untuk bernegosiasi.”

 


Loading…





Sumber: Republika